Perawatan Kulit Sensitif Bayi
certu-liste-Kulit bayi, terutama newborn, sangat tipis dan sensitif—lapisan pelindungnya belum matang sempurna, sehingga mudah kering, iritasi, ruam, atau alergi.Berdasarkan rekomendasi dari Alodokter, Hello Sehat, dan Halodoc, perawatan harus lembut,
BACA JUGA : Perawatan Wajah
minimalis, dan menggunakan produk hypoallergenic (rendah risiko alergi). Selalu konsultasikan dokter anak jika ada tanda iritasi parah.
BACA JUGA : Perawatan Bumil
Tips Dasar Perawatan Kulit Bayi Sensitif
- Mandi yang Benar:
- Mandikan 2-3 kali seminggu saja (terlalu sering bisa hilangkan minyak alami kulit).
- Gunakan air hangat suam-suam kuku (37-38°C), durasi 5-10 menit.
- Pakai sabun khusus bayi tanpa pewangi, alkohol, atau paraben.
-
Melembapkan Kulit:
- Setelah mandi, tepuk kering (jangan gosok), lalu oleskan lotion atau cream hypoallergenic.
- Pilih yang mengandung ceramide, glycerin, atau minyak alami seperti coconut oil.
-
Atasi Ruam Popok (Diaper Rash):
- Ganti popok sering (setiap 3-4 jam atau saat basah/kotor).
- Bersihkan area dengan air hangat dan kapas lembut, keringkan sempurna.
- Oles cream zinc oxide atau petroleum jelly sebagai pelindung.
Produk yang Aman Direkomendasikan
Cari label “hypoallergenic”,
- Lebih sedikit alergen: Produk ini diformulasikan dengan jumlah bahan yang diketahui menyebabkan reaksi alergi yang lebih rendah dibandingkan produk lain.
- Bebas pewangi: Seringkali berarti produk bebas pewangi (fragrance-free) atau pewangi buatan yang berpotensi mengiritasi.