Close

Kunci untuk Hidup Lebih Bahagia dan Harmonis

Kunci untuk Hidup Lebih Bahagia dan Harmonis
  • PublishedDesember 15, 2025

certu-liste-Batasan yang sehat (healthy boundaries) adalah garis tak terlihat yang kita tetapkan untuk melindungi diri sendiri—secara emosional,fisik, mental, dan waktu. Ini bukan egois, tapi bentuk self-care yang penting untuk menjaga kesehatan mental,mencegah burnout, dan membangun hubungan yang saling menghormati.

Jenis-Jenis Batasan yang Sehat

  1. Fisik: Melibatkan ruang pribadi dan sentuhan. Contoh: “Saya tidak nyaman dipeluk oleh orang yang baru kenal.”
  2. Emosional: Melindungi perasaan dan energi mental. Contoh: Tidak mau mendengar keluhan terus-menerus tanpa timbal balik.
  3. Waktu: Mengatur jadwal agar tidak overcommit. Contoh: “Saya tidak bisa lembur setiap hari karena butuh waktu untuk keluarga.”
  4. Material: Batasan soal barang atau uang. Contoh: Tidak meminjamkan uang jika sering tidak dikembalikan.
  5. Seksual: Consent dan kenyamanan dalam intimasi.
Manfaat Menerapkan Batasan Sehat

  • Mengurangi stres dan resentment.
  • Meningkatkan rasa percaya diri dan self-respect.
  • Hubungan menjadi lebih autentik dan saling menghargai.
  • Mencegah eksploitasi atau toxic relationship.
Cara Menerapkan Batasan yang Sehat

  1. Kenali Kebutuhan Diri: Refleksi apa yang membuatmu tidak nyaman.
  2. Komunikasikan dengan Jelas: Gunakan “I statement”, seperti “Saya butuh waktu sendiri setelah kerja.”
  3. Katakan Tidak tanpa Rasa Bersalah: Latihlah mulai dari hal kecil.
  4. Konsisten: Jangan goyah meski ada reaksi negatif awal.
  5. Hargai Batasan Orang Lain: Ini membangun respect timbal balik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *